Eunike's posts with tag: anak

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag anak
Blog EntryDidoakan anak kecilApr 27, '08 9:29 AM
for everyone
 Artikel ini merupakan sebuah kesaksian dari seorang pendeta bernama
 Bp Wisnu.
 Berikut penuturan kesaksian beliau :
 Beberapa waktu yang lalu saya ada pelayanan untuk Youth di daerah
 Tangerang.
 Saya naik bis jurusan Tangerang pada siang harinya untuk menuju rumah
 kakak saya terlebih dulu karena pelayanan tersebut akan berlangsung
 sore hari.

 Di dalam bis yang penuh sesak tersebut, masuk pula seorang pengamen
 cilik usia sekitar 7 - 8 tahun dengan berbekal kecrekan sederhana
 (mungkin dari tutup botol)

 Berbekal alat musik sederhana tersebut, dia nyanyikan lagu "Yesus
 ajaib, Tuhanku ajaib."

 Dan kata-kata tersebut diulang terus menerus.

 Hampir seluruh penumpang bis memarahi anak tersebut, "Diam kamu !
 Jangan nyanyi lagu itu lagi. Kalau kamu nggak diam, nanti saya pukul
 kamu !"

 Tapi ternyata anak tersebut tidak menanggapi kemarahan mereka dan
 dengan berani terus menyanyikan lagu tersebut.

 Saya dalam hati berkata "Tuhan, anak ini luar biasa. Kalau saya,
 belum tentu saya bisa / berani melakukan hal tersebut."

 Karena bis akan melanjutkan perjalanan menuju tol berikutnya, di
 pintu tol menuju Serpong, hampir 3/4 penumpang turun dari bis
 tersebut. Termasuk saya dan pengamen cilik tersebut.

 Anak kecil itu didorong hingga akhirnya jatuh. Kemudian dia bangkit
 lagi.
 Tapi dia didorong oleh massa hingga terjatuh lagi.
 Semua penumpang bis mengerumuni anak itu.

 Saya masih ada di situ dengan tujuan jika kemudian anak tersebut akan
 ditempeleng
 atau dihajar, saya akan berusaha untuk menariknya lari menjauhi
 mereka.

 Seluruh kerumunan itu baik pria maupun wanita menjadi marah, " Sudah
 dibilang jangan nyanyi masih nyanyi terus ! Kamu mau saya pukul ?"
 dan seterusnya, dan seterusnya.

 Anak kecil itu hanya terdiam.

 Setelah amarah mereka mulai mereda, anak kecil itu baru
 berbicara, "Bapak-bapak, Ibu-Ibu jika mau pukul saya, pukul saja.
 Kalau mau bunuh, bunuh saja. Tapi yang Bapak dan Ibu perlu tahu,
 walaupun saya dipukul atau dibunuh saya tetap akan menyanyikan lagu
 tersebut."

 Seluruh kerumunan menjadi terdiam sepertinya mulut mereka terkunci.

 Kemudian dia melanjutkan, "Sudahlah. ...Bapak, Ibu tidak perlu marah-
 marah lagi. Sini. saya doakan saja Bapak, Ibu"

 Dan apa yang terjadi, seluruh kerumunan itu didoakan satu per satu
 oleh anak ini. Banyak yang tiba-tiba menangis dan akhirnya mau
 menerima Tuhan.

 Saya yang sejak tadi menyaksikan hal tersebut, kemudian pergi
 meninggalkan kerumunan tersebut.

 Saya melanjutkan naik mikrolet. Jalanan macet krn kejadian tersebut
 hingga mikrolet melaju dengan sangat lambat.

 Sopir mikroletnya bertanya "Ada apa sih Pak? Koq banyak kerumunan?"

 Saya jawab " O Itu ada banyak orang didoakan oleh anak kecil"

 Di saat mikrolet melaju dengan sangat pelan, tiba-tiba anak kecil
 pengamen itu naik mikrolet yang sama dengan saya.

 Saya kemudian bertanya, " Dik, kamu nggak takut dengan orang-orang
 itu ?"

 Jawabnya, "Buat apa saya takut ? Roh yang ada dalam diri saya lebih
 besar dari roh apapun di dunia ini", tuturnya mengutip ayat Firman
 Tuhan.

 Lanjutnya, "Bapak mau saya doakan?"

 Saya terperanjat, "Kamu mau doakan saya ?"

 Jawabnya, "Ya kalau Bapak mau"

 Saya menjawab, "Baiklah. Kamu boleh doakan saya"

 Doanya,"Tuhan berkati Bapak ini. Berkati dan urapi Bapak ini jika
 sore nanti dia akan ada pelayanan Youth."

 Sampai di situ, saya tidak bisa menahan air mata yang deras mengalir.

 Saya tidak peduli lagi dengan penumpang lain yang mungkin menonton
 kejadian tersebut.

 Yang saya tahu bahwa Tuhan sendiri yang berbicara pada anak ini, dari
 mana dia tahu saya akan ada pelayanan Youth sore ini.

 Kesaksian ditutup sampai di situ dan dengan satu kesimpulan , jika
 kita mau, Tuhan bisa pakai kita lebih lagi. Bukan kemampuan tapi
 kemauan yang Tuhan kehendaki.

 Tuhan memberkati.

(diambil dari email teman) ---> danke

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.